"Gerakkan Kesoekaän Perempoean Di Zaman Ini
SM, Djuma'at 4 Juli 1913
Kalau dilihat dan di perhatikan beberapa orang jang pintar atau orang jang beloem terpeladjar betoel, seperti orang Europa, orang Djawa, Melajoe, Papoea atau orang hoeloean sekalipoen, tiadalah selaloe hari siang dan malam bekerdja mentjari penghideepan sadja, akan tetapi terkadang sesoedah bekerdja pergilah ia melepaskan lelahnja waktoe perhentian itoe; kebanjakkan ada poela jang disertai dengan beberapa goerau dan pekerajaan lain jang meriangkan hatinja; dinamai kepelzieran artinja kesoekaan.
Misalnja bagi setengah bangsa Europa, pergilah ia ke sociteit main bola dan lain lain, setengahnja pergi main tenis dan ada poela tempo yang pergi berboeroe, tentoelah menoeroet keadaan atau keramaian negeri kebiasaan dan kesoekaan masing2 djoea. Begitoe djoea pada bangsa kita Melajoe, bermatjam poela kesoekaan kita; misalnja oleh orang laki main hamboeng, sepak rago, main lajang, bersoeling berseroenai, berabab berkoetjapi, basile' bamantja' dengan bermatjam tari, main piring, mantja' pedang, tari séwai, mehadoe balam, berkatitiran dan lain2. Pada kita perempoean batjètje bamomongan, bahagoeng ba talempong baharmonika dan lain."
Selainnja dengan boenian lagoe dan njanji, kepelezieran kita perempoean boleh dikata, selama ini masih koerang benar jang menoedjoe djalan keselamatan, meingat diri yang akan memberi faidah atau kesihatan badan; kalau saja ta' salah teroetama hanjalah barale'k memakai dan berpakaian jang indah serta dengan, beberapa mas dan intan, itoelah sadja kebanjakkan kesoekaan kita perempoean; hingga berniat berkaoellah kita moedah-moedahan nini' mama' sana' saudara kita jang laki dapat kekajaan, akan pembeli barang jang indah emas dan intan jang terseboet, dan boekanlah diniatkan oentoe' pembéla bangsa dan tanah air.
Djadi orang kita melakoekan kesoekaan itoe dengan perkakas perhiasan, ada poela dengan perkataan kelakoean d.l.l. menoeroet hati haloean kemaoean dan maksoed hidoep djoea, ada jang bersamaan dan banjak poela jang berlainan, aga'nja menoeroet keadaan hidoep poela, misalnja: seorang pesawah atau peladang kesoekaannja memangkoer atau membadja', measah pangkoer dan badjaknja; melihat apabila padinja soedah beroemboet atau katjangnja soedah moelai berisi memoepoe' mehoelangi dan menjiangi tinamannja, itoelah kepelezieran baginja.
Tjerita orang laoet, setengah pendajoeng sampan atau penangkap ikan, berdajoeng waktoe hari badai kena angin riboet hoedjan rinti's itoelah kesoekaan baginja.
Kesoekaan seorang bachil lain poela matjamnja: si bachil itoe selaloe hari memikirkan bagimana harta bendanja baik harta apa sekalipoen, djangan hendaknja barang kepoenjaannja itoe didapat orang lain walaupoen harta benda jang ta' berfaidah baginja atau jang ta' berharga sekalipoen; begitoe djoega kalau ia mempoenjai oeang, oeang itoe selaloe hari disimpannja didalam peti, pergilah ia mehetong-hetong djangan hendaknja oeang simpanannja itoe oesa', walau oentoe' pembeli makan makanan jang bergoena atau pakaian dan perhiasan jang akan pemboengakan hatinja, padalah baginja berpakaian kedar oentoe" penoetoep badannja sadja sedang makan-makanan kedar pehilangkan lapar dahaganja sadja-; meskipoen ia berkatjinan memakan makanan jang aga' lazat dan pakaian jang aga' indah sedikit pada pemandangan mata, di lawaninjalah nafsoenja dikatakannja pekerjaan itoe sia2, takasier, malah meroegi2 kan sadja.
Demikianlah poela kesoekaan orang jang soeka memadjoekan bangsanja, nan sajang pada tanah airnja, selaloe hari doedoe' meichtiarkan ba' mana hendaknja soepaja bertambah keoentoengan atau perlabaan bangsanja dan soepaja terlepas dari pada bahaja kemiskinan dan kepapaan, dan lagi soepaja bangsanja moelia di mata bangsa asing.
Orang jang berhaloean demikian tiadalah diperdoelikannja djarih pajahnja; baik dengan oeang, baik dengan keseksaan djiwanja; hanjalah siang ma-lam beramai ia agar maksoed dan niat hatinja lekas sampai-, Besar hatinja melihat dan mendengar bangsanja bertambah keoentoengan dan moelia dipandang orang, meskipoen djarih pajahnja ta' akan dibalas orang dengan oeang dan lain": karena kata dalam hatinja, haloeanaja adalah di toeroet orang, itoelah oepah jang berharga baginja; demikianlah poela kebalikannja orang kaoem kibir", jang djadi kesoekaan olehnja mehambat kemadjoean bangsanya.
Dan ada poela orang jang hanja tjinta akan bangsa dan tanah air"; kesoekaanja menggahkan diri" (?) henda' naik tangga sekali melangkah doea atau tiga anak djandjang dan hendak memboeat kapal terbang di Alam Minang Kabau akan mendjadi tontonan bahwa A. M. K, soedah beransoer bergera' menoedjoe tingkap kemadjoean jang diperlombakan oleh beberapa bangsa di zaman ini: sampai disini saja kelokkanlah pena saja kepada kesoekaan perhiasan pakajan:
Kalau ditili' dan diperhatikan bagimana dan betapa bangsa Europa memakai pakajan tentangan perhiasan emas dan intan, soenggoehlah amat bagoes dan sedarhana bagi pemandangan beberapa diantara kita bangsa Melajoe nan telah ke Olanda oelandaan; bila di perhatikan prijs, 'courant, dari tahoen ketahoen ta' poeas2nja nafsoe kesoekaan bangsa Europa itoe toekar menoekar model dan goenting bantoe' tampan pakajanja.
Begitoe djoega bagi bangsakoe Melajoe, dari tahoen ketahoen bertambah tambah djoea banja'nja bilangan orang jang menjoekai menjeroepai langgam pakajan tjara Europa itoe.
Dibandar jang rami didekat kantoor di iboe negeri atau dinegeri jang telah mempoenjai sekolah, banja'lah garan jang telah menoekar kesoekaan perhiasan pakajan itoe; hal ini kebanja'kan samangkin bertambah kekajaan bangsakoe, samingkin lebih soekalah merika itoe hendak meniroe perhiasan langgam tjara Europa; poen adalah bertambah bagoes dan manis poela bagi pemandangan kebanja'kan kita jang telah menjoekai. Ada poela beberapa diantara kita jang sajang pada perhiasan bangsa dan tanah air, hingga memperkokoh mempertahankan dan memoeliakän langgam pakajan lama itoe; kasihan hiba hati mereka itoe, sama sekali akan dipoeter haloean perhiasan itoe oleh kaoem jang menjoekai menjeroepai langgam pakajan tjara Europa tadi; karena adalah poela seolah kesoekaan bagi mereka itoe senang hatinja merasai melihat dan mentjamini dadanja terhias dengan beberapa perhiasan emas dan intan grenteng penteng dan lengannja terlingkar dengan beberapa boeah mardjau dan gelang emas jang bertatahkan delima dan intan berliant.
Sekarang soedah njatalah bagi kita bahwa segala manoesia di moeka boemi ini, tiadalah sama hal kesoekaännja jang menjenangkan hatinja, sebagai jang telah hamba rawikan diatas tadi. Djadi kalau dipikir dan dihetongkan njatalah segala orang dimoeka boemi ini amat soesah akan ditari' kesamaan kesoekaanja kalau segala yang, baik laki baik perampoean beloem sama kepandaiannja, perasaannja, penghidoepannja, petjampoeran hidoepnja, (omgang) kekajaannja, tempat tinggalnja dan lain2.
Karena kata setengah begini kata setengah begitoe jang baik, jang lain poela berkata seroepa ini jang bagoes.
Ingatlah, meskipoen si bachil itoe kesoekaannja seakan meaniaja dirinja dan setengah sipengisap tjandoe itoe selaloe hari mendapat kaseksaan toeboehnja mehisap ditempat jang kelam dengan kotornja, samalah kesenangan hatinja dengan jang dirasai oleh seorang milionair jang setiap hari pelezier dan bersoeka soekaan di roemah besar atau diistana jang di hampari permadani dengan memakan pelbagai makanan jang lezat.
Sepandjang pikiran saja, tiadalah akan dapat kesamaan kesoekaan itoe, hanjalah berharab kita kepada sekalian bangsakoe perempoean di beberapa negeri nan soeka memikirkan kemoelaratan dan kesengsaraan bangsa kita, akan tegoeh2 memegang padoman beroesaha meangkat bangsa kita dari lembah kerendahan dengan hati jang tetap, baik dengan djerih pajah atau dengan roegi, soepaja kemanoesiaan bangsa kita di pandang orang; apalagi bekal menantang moesoeh jang kesoekaanja mehambat kemadjoean jang baik.
ROEHANA.
Kota Gedang (Red: Soenting Melajoe)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar